Home>>Canopy Kain>>Jasa Kanopi/Awning dan Problematikanya
Jasa Kanopi atau Awning
Canopy Kain

Jasa Kanopi/Awning dan Problematikanya

Perkembangan Jasa Kanopi/Awning

Sedikit Problematika tentang perkembangan Jasa kanopi atau awning. Meminjam istilah anak muda yang lagi hits untuk mendeskripsikan perasaan JA akhir-akhir ini. Bagaimana tidak, begitu banyak masukan serta kritik membangun dari Raja sekaligus sahabat saya yaitu konsumen. Mengenai blog sederhana ini secara langsung maupun via e-mail.

Jakarta Awning sedang Galau

Jakarta Awning (JA) sangat berterima kasih karena mendapatkan perhatian lebih yang bukan hanya tertuju pada proyek inti saja namun begitupun pada masalah penunjang kinerja JA. Tidak sedikit konsumen yang berakhir JA anggap sebagai “guru, dengan kapasitas keilmuan yang JA rasa bias manfaat. Kenapa tidak JA duduk manis dan fokus mendengarkan kalimat demi kalimat yang membawa kami tetap survive sampai artikel ini kami posting.

Selanjutnya JA menyadari bahwa mentor terbaik JA bukanlah Tung Desem atau Mario Teguh. Tetapi konsumen lah yang yang patut JA label sebagai motivator. Dengan kelebihan praktek kerja langsung yang di percayakan kepada JA dan bukan sebatas seminar yang terkadang hanya mencakup teori semata.

So, apa korelasi judul artikel ini dengan kegalauan JA?

Kembali ke inti, JA banyak menerima saran untuk mencatumkan harga canopy pada setiap item produk yang JA tawarkan. Karena salah satu alasan mereka adalah untuk lebih mudah mendapatkan setiap info detail mengenai Awning atau canopy. Memang JA pun sependapat, sebab untuk hal lain posisi JA pun adalah konsumen yang butuh refrensi detail satu produk (harga canopy kain) yang hendak dibeli.

Jauh hari JA telah membuat satu materi harga-harga/item produk yang JA jual dan JA sangat percaya diri. Karena dengan materi itu JA yakin level penjualan pun akan otomatis terdongkrak. Dari hasil olah harga di lapangan JA merangkum harga yang fix dan jauh dibawah harga yang beredar untuk bisnis sejenis.

Namun dari sana kegalauan JA berawal, dengan kemampuan memberi harga jauh dibawah rata-rata tetapi JA beresiko masuk dalam kategori kompetitor yang tidak baik dalam urusan nominal, dan saya rasa itu bukan cara yang tepat. JA bukanlah bisnis yang sebatas tombol kalkulator. Kekeluargaan dan persahabatan jauh lebih berharga.

Demikian artikel ini JA tulis dengan harapan JA mampu menjadi jasa kanopi dan relasi yang baik untuk anda dengan kinerja maksimal.

Salam dan Terima kasih